{"id":836,"date":"2026-04-08T14:37:01","date_gmt":"2026-04-08T14:37:01","guid":{"rendered":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/?p=836"},"modified":"2026-04-08T14:37:01","modified_gmt":"2026-04-08T14:37:01","slug":"resep-kue-bawang-gunting-yang-renyah-dan-gurih-tips-dan-cara-membuatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/resep-kue-bawang-gunting-yang-renyah-dan-gurih-tips-dan-cara-membuatnya\/","title":{"rendered":"Resep Kue Bawang Gunting yang Renyah dan Gurih: Tips dan Cara Membuatnya"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Kue Bawang Gunting yang Renyah dan Gurih: Tips dan Cara Membuatnya<\/h1>\n<p>Kue bawang merupakan salah satu camilan yang sering dinikmati saat hari raya atau acara spesial di Indonesia. Kerenyahan dan gurihnya kue ini membuat banyak orang menyukainya. Namun, agar bisa mendapatkan kue bawang yang benar-benar renyah dan gurih, diperlukan beberapa tips serta resep yang tepat. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara membuat kue bawang gunting yang sempurna.<\/p>\n<h2>Mengapa Memilih Kue Bawang?<\/h2>\n<p>Kue bawang dikenal dengan rasa gurih dan teksturnya yang renyah. Camilan ini juga cocok untuk segala suasana, baik saat santai di rumah, acara kumpul keluarga, maupun sebagai pelengkap suguhan di hari raya. Kue bawang juga memiliki variasi rasa yang bisa dikembangkan sesuai selera, seperti menambahkan keju atau cabai untuk rasa yang lebih pedas.<\/p>\n<h2>Bahan-bahan yang Dibutuhkan<\/h2>\n<p>Untuk membuat kue bawang yang renyah dan gurih, berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan:<\/p>\n<ul>\n<li>500 gram tepung terigu protein sedang<\/li>\n<li>2 butir telur ayam<\/li>\n<li>100 gram margarin atau mentega, dilelehkan<\/li>\n<li>5 siung bawang putih, haluskan<\/li>\n<li>200 ml santan kental<\/li>\n<li>2 batang daun seledri, cincang halus<\/li>\n<li>1 sendok teh garam<\/li>\n<li>1 sendok teh kaldu bubuk<\/li>\n<li>Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Peralatan yang Dibutuhkan<\/h2>\n<ul>\n<li>Wadah untuk mencampurkan adonan<\/li>\n<li>Rolling pin atau alat penggulung adonan<\/li>\n<li>Gunting dapur<\/li>\n<li>Wajan untuk menggoreng<\/li>\n<li>Saring untuk mengalirkan minyak<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Cara Membuat Kue Bawang Gunting<\/h2>\n<p>Mengikuti langkah-langkah berikut dapat membantu Anda mendapatkan hasil kue bawang yang renyah dan lezat:<\/p>\n<h3>1. Persiapan Adonan<\/h3>\n<ol>\n<li><em>Campur Bahan Kering<\/em>: Dalam wadah besar, campurkan tepung terigu dengan garam dan kaldu bubuk. Aduk rata.<\/li>\n<li><em>Tambahkan Telur dan Margarin<\/em>: Masukkan telur dan margarin leleh, aduk hingga berbutir.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>2. Membuat Adonan Kue<\/h3>\n<ol start=\"3\">\n<li><em>Tambahkan santan<\/em>: Tuang santan sedikit demi sedikit ke dalam adonan sambil terus diuleni hingga adonan kalis.<\/li>\n<li><em>Tambahkan Bumbu<\/em>: Masukkan bawang putih halus dan cincangan daun seledri. Uleni kembali hingga semua bahan tercampur rata.<\/li>\n<\/ol>\n<h3>3. Pembentukan dan Pemotongan Adonan<\/h3>\n<ol start=\"5\">\n<li><em>Gulung adonan<\/em>: Pipihkan adonan menggunakan rolling pin hingga mencapai ketebalan sekitar 2-3 mm.<\/li>\n<li><em>Gunting Adonan<\/em>: Potong adonan dengan gunting dapur, bentuk sesuai selera (biasanya bentuk persegi panjang atau belah ketupat).<\/li>\n<\/ol>\n<h3>4. Penggorengan<\/h3>\n<ol start=\"7\">\n<li><em>Panaskan minyak<\/em>: Panaskan minyak dalam wajan besar dengan api sedang.<\/li>\n<li><em>Goreng Adonan<\/em>: Masukkan potongan adonan ke dalam minyak panas. Goreng hingga berwarna keemasan dan matang sempurna.<\/li>\n<li><em>Tiriskan<\/em>: Angkat dan tiriskan kue bawang menggunakan saringan, biarkan hingga dingin.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Tips agar Kue Bawang Tetap Renyah<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Pemilihan Tepung<\/strong>: Gunakan tepung terigu protein sedang agar adonan tidak terlalu keras atau lembek.<\/li>\n<li><strong>Ketebalan Adonan<\/strong>: Jangan membuat adonan terlalu tebal agar kue bawang cepat matang dan tidak menyerap minyak.<\/li>\n<li><strong>Santan Berkualitas<\/strong>: Gunakan santan kental berkualitas baik untuk rasa yang lebih gurih.<\/li>\n<li><strong>Penggorengan yang Tepat<\/strong>: Pastikan minyak sudah cukup panas sebelum menggoreng untuk hasil yang renyah.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Penyimpanan Kue Bawang<\/h2>\n<p>Simpan kue bawang yang sudah dingin dalam wadah kedap udara. Ini agar kue tetap renyah dan tahan lama, menjaga kenikmatan setiap gigitannya.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Kue bawang gunting yang renyah dan gurih ini dapat Anda buat dengan mudah di rumah. Dengan bahan-bahan yang sederhana serta langkah-langkah yang jelas, siapa pun bisa mencoba membuatnya. Selamat mencoba dan nikmati kue bawang Anda bersama keluarga tercinta!<\/p>\n<p>Dengan mengikuti resep dan tips di atas, Anda pasti akan<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Kue Bawang Gunting yang Renyah dan Gurih: Tips dan Cara Membuatnya Kue bawang merupakan salah satu camilan yang sering dinikmati saat hari raya atau acara spesial di Indonesia. Kerenyahan dan gurihnya kue ini membuat &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":838,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[379],"class_list":["post-836","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-resep-kue-bawang-gunting"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=836"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/836\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":839,"href":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/836\/revisions\/839"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/838"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ayamgeprekmaseko.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}